Sabtu, 18 April 2009

Damailah Desaku

Damai
damailah desaku
walaupun langit terus mengguyurkan anak panah air
walaupun sungai terus mengancam dengan bahnya
damailah desaku
dalam dekap alam
damailah
berilah damai pada anak-anakmu
jauhkan badai
jauhkan duka
dekatkan suka bahagia
sebagaimana sawah-sawahmu
yang terus menguningkan bulir padi
mengentalkan air gula di batang tebu-tebu
damailah desaku
sebagaimana lajimnya
kasih sayang bunda pada anak-anaknya!

Tidak ada komentar: